Bersama menjadi Media belajar online untuk semua

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

30 December 2013

Page Break dan Section Break di Microsoft Word

Mungkin anda sudah terbiasa menggunakan Microsoft Word untuk pengetikan dokumen Page Break  dan Section Break untuk mempermudah pengaturan dokumen Anda, Ya. Tapi pernahkah Anda menggunakanya?
Jika belum pernah berikut sedikit penjelasannya. Sebelumnya mari kita bahas satu persatu.
Page Break bisa diartikan mengakiri halaman tertentu kemudian memulai halaman berikutnya tetapi masih dalam satu section (ketika Anda memulai dokumen di Microsoft Word, seluruh dokumen terdiri dari satu bagian yang disebut section). Sedangkan Section Break dapat diartikan bahwa anda mengakhiri suatu bagian (section) kemudian memulai section baru, dalam satu dokumen. Ini dilakukan karena anda menginginkan format berbeda pada tiap bagian nya.

Break
Break
Break terdapat pada menu Page Layout.
Page Break terdiri dari :
  1. Page
    Page Break digunakan untuk memulai halaman berikutnya pada satu section. Digunakan untuk berpindah ke halaman berikutnya sebelum halaman habis tanpa harus menekan enter
    Contoh penggunaan Page break :
    Letakkan kursor pada posisi terakir halaman pertama, kemudian pilih Page Layout, dan pilih menu Break, kemudian menu Page, maka hasilnya akan seperti gambar berikut :

    Page Break
    Dengan menggunakan Page break, maka jika terjadi perubahan baris pada halaman pertama tidak akan mempengaruhi baris pada halaman berikutnya.
  2. Column
    Column Break digunakan untuk ke kolom berikutnya dalam satu halaman
    Column Break digunakan jika halaman anda terdiri dari 2 kolom, letakkan kursor pada bagian terakhir tulisan di kolom pertama, kemudian pilih menu Page Layout, Break, kemudian pilih menu Column, maka hasilnya sebagai berikut :
    Column Break
    Column Break
    Alasan penggunaan column break adalah untuk berpindah dari satu kolom ke kolom lain tanpa harus menunggu satu kolom penuh. Selain itu jika pada kolom pertama terjadi perubahan baris, hal ini tidak mempengaruhi baris pada kolom kedua.
  3. Text Wrapping

    Text Wrapping digunakan untuk menurunkan Text di belakang Object sehingga secara otomatis text akan berpindah ke bawah object dan tidak melanjutkan dibelakangnya.
    Letakkan kursor di belakang gambar atau shape, kemudian pilih menu Text Wrapping dari Page Layout, kemudian Break. Berikut perbandingaan antara menngunakan Text Wrapping Break, dan tidak menggunakan Text Wrapping Break.
    Text Wrapping Break
    Text Wrapping Break
    Terlihat bahwa tanpa text wrapping break, teks akan melanjutkan dibelakang gambar. Sedangkan dengan Text wrapping break, teks akan mulai dari depan dibawah gambar, mirip dengan menekan tombol Enter
Selain penggunaan Page Break, ada pulan fasilitas Section Break yang dapat mempermudah pengaturan dokumen microsoft word. Tutorial penggunaanya Coming Soon
Share:

18 December 2013

Email Signature

Pernahkah anda menerima e-mail yang dibawah isi utama email mencantumkan nama dan alamt pengirim e-mail?. Ya....bagi yang sudah pernah, mungkin ada yang membayangkan betapa repotnya jika harus menulis nama dan lamat atau mungkin keterangan pengirim email, setiap kali akan mengirimkan email ke orang lain.
Anggapan tersebut, tidak salah, namun tidak juga sepenuhnya benar. Berikut sedikit penjelasannya.

Email Masuk
Email Masuk
Pada gambar diatas terlihat logo bambumedia yang menyertai sebuah email. Hal ini dikenal dengan Signature atau tanda tangan (tentunya versi digital). Artinya, setiap kali anda mengirim email, maka secara otomatis catatan tersebut akan diikutsertakan dibagian paling bawah email yang dikirim, fungsinya untuk memberi tahu informasi tentang anda kepada orang yang anda kirimi email.
Saat ini hampir semua penyedia email menyediakan fasilitas ini, sebagai conto berikut fasilitas Signature yang diberikan GMail.
Setelah masuk GMail, pilih gambar(logo) gear yang ada di kanan atas, klik kemudian pilih menu setelan (setting). Maka anda akan masuk ke pengaturan email, cari bagian Tanda Tangan (Signature)

Signature
Signature
Disini anda bisa mengatur, apa yang ingin anda tampilkan sebagai tanda tangan, bisa berupa Tulisan Nama Anda, gambar, ataupun Link website anda. Pada contoh diatas saya memasukkan logo bambumedia, nama, sekaligus link web nya. Setelah selesai jangan lupa pilih tombol simpan.
Selanjutnya, cobalah untuk menulis (compose) email. Logo atau tulisan yang anda lampirkan secara otomatis akan ditampilkan di bagian bawah isi email.

Compose Email
Compose Email
Dengan demikian, setiap kali anda mengirim email, maka secara otomatis akan menyertakan tanda tangan yang anda buat. Hal ini sangat bermanfaat untuk mempromosikan anda, usaha anda, ataupun website anda.
Demikian tutorial tentang Signature, semoga bermanfaat.
Share:

16 December 2013

Fungsi Terbilang Pada Excel

Bagi pengguna Microsoft Office khususnya pengguna Microsoft Excel, mungkin anda pernah dihadapkan pada masalah yang mengharuskan anda mengkonversi angka menjadi bilangan. Maksudnya, anda diharuskan menulis angka menjadi susunan bilangan, atau yang lebih umum disebut terbilang.
Hal ini biasa dijumpai saat anda membuat kwitansi atau bukti pembayaran lainya, dimana selain tertera nominal, di kwitansi tersebut nominal harus ditulis dengan huruf (terbilang). Sebagai contoh, bila ada angka 1.250.000, maka anda juga harus menulis "satu juta dua ratus lima puluh ribu".
Jika hanya satu atau dua bilangan, mungkin terasa ringan, tapi jika jumlahnya banyak dan berulang, mungkin bosan juga. Nah, dengan sedikit usaha, hal tersebut dapat dikerjakan dengan mudah oleh microsoft Excel.

Caranya, download add-ins nya disini.

Setelahnya, anda akan mendapat file "terbilang.xla", simpan file ini di komputer anda dan jangan sampai terhapus.
Langkah berikutnya, memasang add-ins ini di Microsoft Excel, caranya sebagai berikut :
Excel Option
Excel Option
Masuk Microsoft Excel, pilih tab File, kemudian pilih Option, maka anda akan dibawa masuk ke jendela Excel Option.
Selanjutnya pilih menu Add-Ins, kemudian pilih tombol Go.

Excel Add Ins
Excel Add Ins

Setelah masuk kotak dialog Add-Ins, pilih tombol Browse, kemudian cari dimana anda menyimpan file "terbilang.xla", pilih kemudian klik OK. 

Browse Add Ins
Browse Add Ins
Jika benar maka  pada kotak dialog Add-ins akan muncul add-ins "terbilang". Beri tanda centang kemudian klik OK, sekarang Add-Ins siap digunakan.

Active Add Ins
Active Add Ins
Untuk menggunakan di Microsoft Excel, ikuti langkah berikut.
panggil fungsi terbilang dengan format berikut (tanpa tanda kutip)

 "=terbilang(angka yang ingin diubah)"

keterangan : angka yang ingin diubah bisa diisi dengan angka biasa, ataupun nomor Cell yang akan diisi angka.



Contoh :
  1. "=terbilang(1125)" maka hasilnya adalah "seribu seratus dua puluh lima"
  2. "=terbilang (A1)" maka hasilnya tergantung dari nangka berapa yang dimasukkan ke cell A1.

Tips : 
Mungkin anda ingin menambah kan satuan ukuran dibelakang terbilang, semisal rupiah atau kilometer, maka caranya adalah dengan menambahkan satua di belakang fungsi terbilang dengan diapit tanda kutip " ".

Contoh :  = terbilang(1125)&" rupiah" maka hasilnya menjadi seribu seratus dua puluh lima rupiah.

demikian sedikit tips dari mimin, semoga bermanfaat.

Share:

14 December 2013

Direct Link untuk Google Drive


Seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya Google Drive menyediakan penyimpanan online untuk semua data Anda. Dengan Google Drive, memungkinkan Anda untuk berbagi file melalui email ataupun web dengan menyediakan link khusus. Link yang diberikan Google Drive ini bersifat preview dokumen atau file di Google Drive.

Untuk mempermudah pengguna yang ingin mendownload file yang telah anda bagi, maka diperlukan direct link (link langsung) yang permanen, sehingga dengan sekali klik pada link, file atau dokumen langsung bisa di download. Ada 2 macam cara yang dapat digunakan, yaitu dengan cara manual dan secara otomatis menggunakan url generator.

Pertama, pastikan anda telah meperoleh Tautan Berbagi (share link) file anda yang ada di Google Drive (caranya bisa dilihat di Share Link dari Google Drive). Berikut contoh Share Link dari Google Drive :

https://drive.google.com/file/d/0B7w0dgilFUErb3hrcE5NUkh4NW8/edit?usp=sharing

Yang berwarna merah adalah ID untuk file anda yang ada di Google Drive. Untuk mendapatkan Direct Link nya, maka ganti link di atas dengan format seperti dibawah ini :

https://docs.google.com/uc?export=download&id=ID file Anda

sehingga link nya akan menjadi :

https://docs.google.com/uc?export=download&id= 0B7w0dgilFUErb3hrcE5NUkh4NW8

Selesai, link diatas merupaka direct link yang bisa anda tempat kan di website anda.
Jika cara diatas dianggap ribet dan terlalu lama, maka anda juga dapat menggunakan url generator, salah satunya adalah gdurl.com. Cukup kunjungi situsnya, kemudian paste kan link anda pada kotak yang disediakan.
 
URL Generator
URL Generator

Kemudian pilih Create Permalinks, maka anda akan dibawa masuk ke halaman berikutnya. Jika benar maka pada bagian kiri atas akan muncul nama file yang ingin anda bagi.

Direct Link
Direct Link
Pada gambar diatas, terlihat nama file yang di sharing adalah terbilang.xla. Hasilnya adalah anda akan diberikan :
  1. Standart URL yaitu link standar yang mengarah ke file atau dokumen.
  2. Download URL yaitu link untuk download file atau dokumen.
  3. Full Document Viewer yaitu link untuk menampilkan dokumen di browser.
  4. Embedded Document Viewer (JavaScript) untuk menampilkan dokumen di web anda (embed) dengan JavaScript.
  5. Embedded Document Viewer (iframe) untuk menampilkan dokumen di web anda (embed) dengan iFrame.
Nah, dengan cara diatas anda dapat mendapatkan link dari google drive dengan mudah. Silakan memilih dengan metode mana anda ingin mendapatkan link nya, sesuaikan dengan kebutuhan.
Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat.

Share:

12 December 2013

Share Link dari Google Drive

Menggunakan google drive memang sangatlah mudah dan murah, kita bisa memperoleh ruang penyimpan yang cukup besar dan gratis. Namun saat ingin berbagi file dengan orang lain, banyak yang mengalami kesulitan. Terutama jika ingin berbagi Link Download dari Google drive.

Download dari google drive
Download dari google drive
Google Drive telah memberikan fasilitas untuk untuk berbagi link dengan pengguna lain, link yang diberikan adalah link untuk preview dokumen (dokumen ditampilkan terlebih dahulu, baru kemudian bisa di download). Lantas, bagaimana mendapatkan share link dari google Drive ?. Pertama, masuk ke Google Drive, kemudian cari file yang akan dibagi dengan pengguna lain. Setelah ketemu, kemudian Klik Kanan, dan pilih menu Bagikan (Share)

Share
Share
Kemudian, anda akan dibawa masuk ke pengaturan privasi file di Google Drive. Link yang ada di kotak Tautan Berbagi (1), adalah link yang diberikan oleh Google Drive Untuk berbagi, jangan lupa ubah hak akses (2) dari Pribadi menjadi Publik di Web.

Google Drive Privacy
Google Drive Privacy
Kemudian klik tombol selesai, maka file anda bisa diakses oleh semua orang di internet. Cara menggunakanya, anda tinggal copy link yang ada di kotak Tautan berbagi. Kemudian bisa di paste di web, blog atau anda kirim lewat email. Namun perlu diingat, setiap orang yang mengunjungi link ini akan dibawa untuk melihat isi file anda di browser, kemudian baru bisa di download. Jadi bila file nya besar, lumayan memakan waktu.
Agar File bisa di download langsung tanpa harus preview dulu, silakan baca di artikel Direct Link untuk Google Drive.

Baca Juga Artikel berikut:
Share:

09 December 2013

Memperbaiki USB FlashDisk Write Protected

Flash Disk, yaa....kita tentu sudah tidak asing dengan benda ini. Alat penyimpan data ini memang mudah digunakan karena memiliki ruang penyimpanan yang besar namun dengan bentuk fisik yang relatif kecil. Sebagai pengguna Flash Disk, anda mungkin pernah mengalami suatu kondisi dimana flash disk anda hanya dapat dibaca, didak dapat diisi, dihapus atau di format sekalipun karena muncul keterangan bahwa Flash Disk Anda dalam kondisi Write Protected. 

USB Flash Disk Write Protected
USB Flash Disk Write Protected

Meki saat ini Flash Disk banyak dijual dengan harga yang sangat terjangkau, namun sayng juga membuang flash disk lama jika bisa diperbaiki. Saya mencoba tanya mbah google, dan mempraktikan apa yang tertulis disitu, mulai dari low level format lewat save mode, merubah atribut dari command prompt, edit registri windows, sampai mecari tool untuk melihat VID (vendor ID) dan PID (Product ID) yang melelahkan, namun Flash Disk saya tetap tak kunjung bisa sembuh.
Tak menyerah, akhirnya saya nemu program untuk low level Format.
Simple karena tidakk perlu Instal, sekaligus mudah karena hanya butuh satu klik saja.....

Ya...download saja Formatter Silicon Power v.3.7.0.0 (PS2251) dari FlashBoot.ru
Download
Formatter_SiliconPower.zip, kemudian extract,

Formatter Silicon Power
Formatter Silicon Power
Setelah itu pastikan usb flash disk anda telah terpasang di komputer.
Selanjutnya jalankan  Formatter_SiliconPower.exe, maka secara otomatis akan mendeteksi Fash Disk anda.

Low Level Formater
Low Level Formater

Setelah muncul kotak dialog diatas, tinggal klik Format, dan tunggu sampai Flash Disk selesai di Format.
Setelah selesai maka lepaskan Flash Disk anda dari komputer, kemudian pasang lagi.
Dan Flash Disk anda kembali normal. (saya sudah coba untuk Kingstone 2GB dan Philips 4GB -- SUKSES)
Sebagai Catatan, software diatas menggunakan Low Level Format, jadi sebaiknya anda format kembali Flash Disk anda menggunakan Format bawan windows.
Selamat mencoba.

Bisa juga download
disini
Share:
Custom Search
Bambumedia. Powered by Blogger.

Recent Posts

Unordered List